Skala Pengukuran

Pengukuran adalah proses hal mana suatu angka atau simbol dipasangkan pada karakteristik/properti suatu stimuli sesuai aturan atau prosedur yang ditetapkan. Seperti manusia dilihat dari beberapa karakteristik seperti berdasarkan usia, tingkat pendidikan, penghasilan, pekerjaan dan jenis kelamin. Skala pengukuran yang cocok dapat digunakan untuk menunjukkan karakteristik ini. Berdasarkan pendapat Ghozali (2017) yang menyatakan bahwa skala pengukuran terbagi menjadi 4 kelompok, diantaranya skala nominal, ordinal, interval dan rasio.

Skala Nominal
Skala nominal adalah skala pengukuran yang menyatakan kategori atau kelompok dari suatu subjek. Misalnya variabel karakteristik seseorang yaitu jenis kelamin responden dapat dibagi ke dalam dua kelompok (kategori) yaitu pria dan wanita. Kedua kelompok ini dapat diberi kode angka 0 untuk pria dan 1 untuk wanita. Angka ini hanya berfungsi sebagai label kategori semata tanpa nilai instrinsik dan tidak memiliki arti apa-apa. Oleh karena itu tidaklah diperlukan suatu uji analisis untuk menghitung nilai rata-rata dan standar deviasi dari variabel jenis kelamin tersebut. Angka 0 dan 1 hanya sebagai cara untuk mengelompok subjek ke dalam kelompok yang berbeda atau hanya untuk menghitung berapa banyak jumlah di setiap kategori. Jadi uji statistik yang sesuai dengan skala nominal adalah uji statistik yang mendasarkan perhitungan seperti Modus dan distribusi frekuensi.

Skala Ordinal
Skala ordinal mempunyai peran tidak hanya melaksanakan pengkategorian variabel ke dalam kelompok, tapi juga melakukan ranking terhadap kategori. Misalnya kita ingin mengukur preferensi responden terhadap empat merek produk eskrim, merek Walls, Aice, DungDung dan Walls KW. Kita meminta responden untuk melakukan ranking terhadap merek produk es krim yaitu dengan memberi skor 1 untuk merek yang paling disukai, skor 2 untuk ranking kedua dan seterusnya.

Merek Es Krim
Rangking
Walls
1
DungDung
2
Aice
3
Walls KW
4

Dari tabel tersebut terlihat bahwa merek Walls lebih disukai dari pada merek Dungdung, merek DungDung lebih disukai dari pada merek Aice, dan merek Aice lebih disukai dari merek Walls KW. Meskipun perbedaan skor antara merek satu dengan lainnya sama, tetapi kita tidak bisa menentukan seberapa besar nilai preferensi dari satu merek terhadap merek lainnya. Jadi kategori antar merek tidak menggambarkan perbedaan yang sama (equal differences) dari ukuran atribut. Pengukuran ini dinamakan skala ordinal dan data yang didapat dari pengukuran ini disebut data ordinal. Uji statistik yang dapat dilakukan terhadap data berskala ordinal adalah modus, median, distribusi frekuensi dan statistik non-parametrik seperti rank order correlation.

Skala Interval
Jika mempunyai persepsi bahwa urutan kategori mempunyai gambaran tingkat preferensi yang sama, maka kita dapat mengatakan bahwa perbedaan rating 0 dan 1 adalah sama dengan perbedaan preferensi untuk dua merek lainnya yg memiliki rating 3 dan 4. Namun demikian kita dapat menyatakan bahwa preferensi responden terhadap merek yang mendapat rating 5 nilainya lima kali preferensi untuk merek yang mendapat rating 0. Skala pengukuran seperti di atas disebut dengan skala interval. Uji statistik yang cocok untuk skala pengukuran ini adalah semua uji statistik. kecuali yang mendasarkan pada rasio seperti koefisien variasi. Skala Likert jika jarak antara skala dibuat sama atau konstan maka menjadi skala interval.

Skala Rasio
Skala rasio merupakan skala interval yang mempunyai nilai dasar (based value) yang tidak dapat dirubah. Seperti umur responden memiliki nilai dasar 0. Skala rasio dapat ditransformasikan dengan cara mengalikan dengan konstanta, tetapi transformasi tidak dapat dilakukan jika dengan cara menambah konstanta karena hal ini akan merubah nilai dasarnya.  Jadi transformasi yang valid terhadap skala rasio adalah sebagai berikut :

Yt = bY0

Oleh karena skala rasio memiliki nilai dasar, maka pernyataan yang mengatakan "Umur Toto dua kali umur Budi" adalah valid. Data yang dihasilkan dari skala rasio disebut data rasio dan tidak ada pembatasan terhadap alat uji statistik yang sesuai. Variabel yang diukur dengan skala interval dan rasio disebut variabel metrik.
Baca Juga
Lihat Komentar