Mengobati Masuk Angin Dengan Cara Alami

Mengobati Masuk Angin Dengan Cara Alami - Siapa yang tidak tahu tentang masuk angin? Masuk angin ini adalah penyakit yang sudah umum dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Banyak cara untuk mengobati penyakit ini, tak hanya bisa di obati dengan obat obatan saja, kamu juga dapat mengobati masuk angin dengan cara alami lho. Ada banyak sekali obat masuk angin alami yang mudah dan manjur untuk di gunakan. Berikut beberapa cara menyembuhkan masuk angin secara alami yang dapat kamu coba.


Mengobati masuk angin dengan cara alami.

1. Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih ini memiliki aroma terapis yang cukup menyejukan, dan sangat cocok untuk melegakan hidung yang tersumbat. Ternyata sensasi hangat dari minyak kayu putih iniyang juga ampuh untuk mengatasi perut kembung akibat masuk angin.


Untuk mengobati masuk angin silahkan oleskan minyak kayu putih secara merata ke bagian perut, leher, belakang leher, kening, dan bagian lain. Pijat dengan lembut selama 5 menit agar minyak meresap pada pori pori kulit.

2. Bawang Merah dan Bawang Putih

Ini adalah obat masuk angin tradisional untuk anak-anak selain menggunakan minyak kayu putih. Kamu dapat menghaluskan bawang merah, kemudian oleskan merata ke bagian perut, dada, dan leher si kecil. Bawang merah bekerja untuk melancarkan peredaran darah, menghangatkan badan dan juga mengeluarkan angin yang berlebihan dalam tubuh, .


Kemudian untuk usia remaja atau dewasa, dapat menggunakan bawang putih. Bawang putih berbeda dengan bawang merah, karena bawang putih mengandung senyawa alicin lebih tinggi, yang berguna seperti antibiotik dan antioksidan alami. Untuk caranya, kamu bisa langsung memakan (mentah) atau dapat juga memasukan kedalam masakan.

3. Jahe

Seperti yang sudah kita ketahui, jahe ini termasuk rempah tradisional yang dapat membantu menghangatkan tubuh, mengatasi kembung, dan melancarkan sirkulasi darah. Alasan inilah kenapa banyak negara berudara dingin suka mengonsumsi jahe, khususnya untuk mereka yang menghindari alkohol.


Untuk mengatasi masuk angin dengan jahe cukup mudah. Silahkan parut jahe secukupnya, lalu rebus sampai mendidih kemudian saring. Agar rasanya tak terlalu pedas, kamu dapat menambahkan air perasan lemon dan gula batu.

4. Rebusan Daun Pepaya

Perlu di ketahui bahwa air rebusan daun pepaya ini sangat ampuh untuk mengobati masuk angin. Tapi ini banyak dihindari karena memang rasanya yang sangat pahit. Apabila tidak kuat dengan rasa pahitnya, maka kamu dapat mengonsumsi daun pepaya dalam bentuk tumisan, walaupun tidak seampuh air rebusannya.


Cara mengolahnya:
-Siapkan 4-5 lembar daun pepaya dan 1 liter air.
-Silahkan rebus daun pepaya dengan satu liter air sampai mendidih dan tersisa setengahnya.
-Saring dan ambil air rebusannya saja, kemudian konsumsilah selagi masih hangat.

Daun pepaya memiliki kandungan antioksidan dan antibiotik tinggi yang sangat efektif untuk menjaga sistem imun tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

5. Madu dan Teh Lemon


Untuk kamu yang tidak kuat dengan rasa pahit, kamu dapat mencoba madu dan teh lemon. Madu ini mengandung nutrisi yang lengkap yang dapat meningkatkan sistem imun dan regerenasi sel tubuh. Sedangkan untuk lemon sendiri terkenal dengan kandungan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan stamina tubuh, sirkulasi darah, mencerahkan kulit wajah, dan lainnya. Silahkan masukan madu dan perasan lemon kedalam teh hangat, kemudian minumlah sebelum tidur dan rasakan perbedaannya ketika bangun nanti.

6. Ubi Merah

Masyarakat sekarang ini sangat jarang mengonsumsi ubi merah, padahal ubi merah sendiri mengandung manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya yaitu mampu mengobati masuk angin saat musim penghujan. Untuk hasil maksimal kamu dapat megkombinasikan dengan jahe, merica, kapulaga, cengkeh, kayu manis, dan masih banyak lagi.


Cara mengolahnya :
-Kupas dan cuci bersih satu ubi merah.
-Rebus bersama dengan bahan lain seperti jahe merah, 8 butir kapulaga, 8 butir merica, gula merah, 4 butir cengkeh, dan bubuk kayu manis seperlunya.
-Setelah mendidih, saring dan ambil air rebusannya saja.
-Konsumsilah air rebusan tadi selangi masih hangat.

7. Vitamin C


Saat kondisi tubuh sedang tidak enak dan mual mual karena masuk angin, maka mengkonsumsi vitamin C sangat penting untuk meningkatkan stamina tubuh. Kamu dapat mengonsumsi suplemen vitamin C langsung, atau juga dapat mengkonsumsi makanan sumber vitamin c alami seperti jambu biji, buah kiwi, jeruk, lemon, dan lain sebagainya. Semakin sering mengonsumsi buah-buahan maka akan semakin baik pula kondisi kesehatan tubuh.

8. Kerokan

Kerokan adalah cara tradisional mengatasi masuk angin yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Cara ini dilakukan dengan mengoleskan balsem atau minyak kayu putih kemudian mengeroknya menggunakan koin sampai kulit berubah warna menjadi kemerahan.


Kerokan ini ternyata memang sangat efektif untuk mengobati masuk angin. Zat alami thiamin yang di hasilkan saat di kerok sangat berguna untuk mengurangi rasa sakit karena masuk angin. Bahkan faktanya, kerokan lebih ampuh dari 3x paracetamol. Kerokan dapat dilakukan pada bagian punggung, leher, dada, dan perut.

Perhatian :
Hati hati saat mengerok, tekanan jangan terlalu keras, karena jika tekanan terlalu keras maka akan mengakibatkan pembuluh darah pecah atau putus, apalagi di bagian leher sebaiknya lebih berhati-hati.

9. Kurangi aktivitas fisik dan Perbanyak istirahat


Bekerja sering lembur, kurang istirahat, begadang, dan aktivitas berlebih yang lainnya juga dapat memicu tubuh mengalami masuk angin. Sebaiknya mulai sekarang kamu memperbanyak istirahat atau tidur. Kamu dapat menggunakan pakaian hangat seperti jaket, sweater, penutup kepala, dan lainnya ketika tidur. Waktu tidur yang ideal yaitu selama 8 jam, kurang dari itu tidak baik, begitu juga melebihi.

10. Hindari Minuman dingin, Perbanyak air putih


Stop mengkonsumsi minuman dingin, karena hanya akan memperparah kondisi masuk angin kamu. Maka dari itu sebaiknya hindari minum minuman dingin ketika masuk angin. Kamu dapat memperbanyak konsumsi wedang jahe hangat, teh hangat, atau air putih hangat sebanyak mungkin. Jika tubuh mendapatkan cairan yang cukup, maka sistem imun pun akan meningkat.

0 comments

Post a Comment