Kepribadian Introvert Itu Buruk? Ketahui Hal Penting Ini

Pribadi introvert seringkali dianggap negatif oleh orang-orang. Umumnya orang seringkali terburu-buru dalam menilai seseorang.

Padahal introvert bukanlah hal yang buruk, bahkan pribadi introvert memiliki beberapa kelebihan dibandingkan pribadi ekstrovert.

Ilustrasi Introvert
Ilustrasi Introvert | Photo credit: Shutterstock.com | By Diego Cervo

Pada dasarnya introvert maupun ekstrovert sama-sama saling melengkapi satu sama lain.

Jika ada yang mengatakan orang introvert itu anti-sosial, maka ini tidak benar.

Sebenarnya orang introvert suka untuk bersosialisasi, hanya saja umumnya orang introvert punya sifat malu yang tinggi.

Orang introvert ingin sebenarnya bergaul dengan banyak orang, hanya saja dirinya tidak mampu berada di tengah keramaian dalam waktu lama, berada di keramaian membuat energinya cepat terkuras.

Walaupun orang introvert lebih sering menyendiri untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dinilai bermanfaat untuk dirinya, tapi orang introvert juga merasa senang saat bergaul dengan orang lain.

Sehingga tentunya berbeda antara orang yang introvert dengan anti-sosial.

Anti-sosial merupakan sebuah gangguan sehingga penderitanya perlu mengunjungi psikiater. Adapun introvert bukanlah sebuah penyakit kejiwaan.

Introvert merupakan style atau kecendrungan cara hidup seseorang. Dimana seorang introvert lebih suka melakukan pekerjaan dalam susasana hening dan tenang, adapun orang ekstrovert cenderung lebih memilih pekerjaan yang sifatnya berkelompok atau ramai.

Kelebihan orang introvert:
  • Orang introvert sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan. Adapun orang ekstrovert cenderung sembrono.
  • Orang introvert dapat fokus dalam satu hal/kegiatan dengan sangat baik.
  • Orang introvert umumnya sangat handal dalam membuat rencana, dan memperhitungkannya secara matang.
  • Orang introvert sepertinya punya kreativitas yang tinggi, itu karena dirinya sangat sibuk dengan pikirannya sendiri.
  • Seorang introvert suka mengamati orang-orang di sekitarnya sehingga sangat ahli dalam menilai karakter seseorang.
  • Karena suka melakukan semuanya sendiri, introvert memiliki jiwa yang mandiri. Dirinya kurang suka bergantung pada orang lain.
  • Introvert adalah pribadi yang sangat hati-hati pada setiap tindakan yang ingin diambil, terbiasa membuat rencana secara matang, dan memandang hidup dengan serius.
  • Orang introvert hanya bicara seperlunya saja, berbeda dengan ekstrovert yang hobi berbicara dan seringkali tidak terkontrol.


Para ilmuwan menjelaskan bahwa orang introvert cenderung lebih sering menggunakan lobus frontalis, itu merupakan bagian otak yang berfungsi dalam merencanakan, mengingat dan memecahkan masalah.

Orang introvert merasa lebih nyaman berbincang secara empat mata daripada berkumpul dengan banyak orang.

Para introvert juga menilai bahwa interaksi empat mata lebih berkualitas daripada ngumpul dengan banyak orang.

Bagi Anda yang memiliki kecenderungan pribadi ke arah introvert maka perlu diketahui bahwa introvert bukanlah sebuah penyakit, jadi jangan minder

Yang perlu Anda lakukan adalah FOKUS untuk pengembangan diri Anda.

Jika ada orang yang mencela kepribadian Anda, maka abaikan saja dan jangan didengarkan, sebaiknya Anda fokus pada diri sendiri.

Bill Gates
Bill Gates | Photo credit: 

Diatas adalah foto Bill Gates, yang merupakan pendiri perusahaan Microsoft dan salah satu orang terkaya di dunia, ternyata dia seorang Introvert.

Bill Gates dapat dengan baik memanfaatkan kepribadian introvertnya. Bahkan dirinya meyakini bahwa orang introvert maupun ekstrovert mempunyai keahlian unik masing-masing dari kemampuan alami mereka.

0 comments

Post a Comment